Sabtu, 28 Februari 2009

Antara Ramalan dan Cinta

Cerita yang saya sampaikan ini adalah sebuah cerita tragis mengenai cinta yang tak dapat bersatu. Menyedihkan memang, di saat kita sudah begitu menyayangi dan begitu mencintai seseorang hingga menunggu beberapa waktu saja akan tergelar pesta peraduan di antara dua sejoli yang sedang dimabuk asmara. Kisah ini berdasarkan kisah teman saya.. Teman yang saya sayangi.

Kisah ini dimiliki oleh Fina (bukan nama sebenarnya) dengan Fino (bukan nama sebenarnya. Mereka berdua telah menjalin cinta selama hampir tiga tahun. Walaupun umur mereka yang masih terbilang begitu muda, namun mereka begitu serius dalam hubungan mereka. Mereka memimpikan untuk bisa hidup bersama di masa depan. Tapi itu semua tinggal menjadi angan saja ketika bencana ramalan datang.

Iya.. Pada awalnya orang tua Fino dan Fina sudah menyetujui rencana mereka untuk melanjutkan ke pelaminan. Bahkan berita bahagia ini sudah tersebar luas di keluarga besar mereka. Tetapi suatu hal yang tak terduga terjadi. Orangtua Fino meminta agar hubungan Fino dan Fina diakhiri karena jika hubungan mereka dilanjutkan, akan menjadi sebuah bencana bagi kehidupan mereka kelak. Alasan lebih spesifik lagi, gara-gara ramalan.

Ramalan tersebut berhubungan dengan tanggal dan hari kelahiran mereka, lebih tepatnya weton. Orangtua Fino menanyakan kepada Fina tentang tanggal kelahirannya itu, kemudian menanyakan kepada orang pintar (orang yang ahli dalam ilmu weton). Ternyata hasilnya adalah.............. tanggal kelahiran Fino dan Fina sama sekali tidak cocok untuk melanjutkan rencana mereka ke jenjang berikutnya. Hmmmm... Orang itu berpesan jika mereka kelak menikah, mereka akan tertimpa kesialan dalam tiap perjalanan kehidupan mereka. Serta konsekuensinya lagi, akan tiba kematian bagi salah satu pikah dari calon mempelai.

Benar - benar tidak bisa dipercaya. Orangtua Fino mempercayai perkataan dari orang itu. Masak di jaman sekarang masih ada juga kepercayaan semacam itu ? Padahal kita harus yakin dan meyakini bahwa hidup, mati dan jodoh itu di tangan Tuhan. Apa manusia sekarang sudah berubah menjadi manusia yang buta akan agama, dan mulai mempercayai hal yang masih ambigu ???

Untuk Saudaraku
Fina dan Fino....
Aku hanya bisa mendoakan yang terbaik buat kalian....
Semoga kelak kalian bisa mendapatkan yang lebih baik lagi....
^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar